Senin, 10 Oktober 2011

Contoh RENCANA KERJA SEKOLAH SD


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sekolah Dasar Negeri Kaliasin I didirikan pada tahun 1816 dan terletak di Kelurahan Embong Kaliasin, kecamatan Genteng. Sekolah ini letaknya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh kendaraan serta dikelilingi oleh sekolah dan perkantoran. SDN Kaliasin terletak di piusat kota tepatnya di depan Gedung Grahadi membuat sekolah ini menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya.
Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, ada sejumlah prestasi yang telah dicapai oleh sekolah ini, antara lain: telah meluluskan 100% peserta UASBN dengan rata-rata nilai UASBN 25,70.
Walaupun sekolah ini telah memiliki sejumlah prestasi yang cukup baik, namun demikian sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan anaknya, sekolah ini dalam kurun waktu 4 tahun terakhir dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain belum memadainya (optimalnya) pelaksanaan pembelajaran, Pendidik dan tenaga kependidikan, sumberdaya pendidikan, dan Sarana dan Prasarana.
Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlulah kiranya dilakukan upaya penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah (RKS) agar sekolah ini dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

B. Manfaat RKS
Dengan adanya RKS diharapkan dapat dijadikan sebagai:
1. Pedoman kerja untuk perbaikan dan pengembangan sekolah,
2.Sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan      sekolah.
3. Bahan untuk mengajukan usulan pendanaan pengembangan sekolah.

C. Landasan Hukum
Landasan hukum Penyusunan RKS ini sebagai berikut.
1.      UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional psl. 4 ( pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).
2.      PP No. 19/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan psl. 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola  atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun).
3.      Permendiknas 19/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Sekolah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahun, Rencana Kerja Tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA/M) dilaksanakan berdasarkan RKJM.  RKJM/T disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah dan disyahkan berlakunya oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota. 

BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

Sekolah Dasar sebagai lembaga pendidikan mengemban amanat untuk mencapai dan mendukung visi dan misi pendidikan nasional serta pendidikan di daerah masing-masing. Oleh karena itu SDN Kaliasin I perlu memiliki visi dan misi sekolah. Dengan adanya visi dan misi SD ini dapat dijadikan arah pijakan untuk bertindak dalam mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan. Berikut ini dikemukakan visi, misi, dan tujuan pendidikan SDN Kaliasin I.


A.  Motto : “ BERMORAL, KREATIF DAN BERPRESTASI “

B.   Visi
Unggul dalam pengembangan bidang akademik, non akademik, peduli terhadap lingkungan,berwawasan global berjiwa nasional yang dilandasi iman dan taqwa.

C.  Misi

1.      Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas
2.      Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan peserta didik yang unggul dalam bidang akademik, non akademik; moral, kemandirian, dan aktifitas keagamaan.
3.      Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan di sekolah
4.      Memberdayakan alumni dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

D.    Tujuan Pendidikan

“Memberikan bekal kemampuan dasar “baca tulis hitung”, pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi siswa sesuai dengan tingkat perkembangannya serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti pendidikan di SLTP” (SK Mendikbud No 060/U/1993).

Tujuan Sekolah:

1.                  Dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses pembelajaran dan kegiatan pengembangan diri

2.                  Meraih prestasi akademik dan non akademik

3.                  Dapat mencerdaskan peserta didik dan guru sehingga menjadi sekolah yang unggul dan diminati masyarakat

4.                  Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni sebagai bekal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi

5.                  Menjadi sekolah pelopor dan penggerak di lingkungan masyarakat sekitar


BAB III
KEADAAN SEKOLAH

Gambaran mengenai keadaan sekolah (profil sekolah) dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2007-2009) dapat dikemukakan sebagai berikut.

I.         Kesiswaan
1.      Sekolah dapat menampung AUS yang belum bersekolah  70 anak.
2.   Prestasi siswa :
a. Akademik :  - Meraih nilai UASBN dengan rata-rata 25,70
                        - Belum meraih siswa berprestasi tingkat kecamatan maupun kota   Surabaya
b. Non Akademik
                        - Meraih juara Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2009                                         tingkat Kota Surabaya
                        -Lingkungan sekolah belum mencerminkan  sekolah Adiwiyata
                        - Juara dalam berbagai kejuaraan baik tingkat Kota Surabaya                                      maupun Provinsi Jawa Timur dalam bidang Matematika,                                          Bahasa Inggris dan Drum Band

II.     Kurikulum dan kegiatan pembelajaran
1.      Perangkat pembelajaran belum lengkap (silabus, RPP dan media pembelajaran)
2.      Pelaksanaan pembelajaran PAKEM belum merata untuk semua guru.
 Pendidik dan tenaga kependidikan
1.      Pendidikan guru belum semua  Strata satu.
2.      15 PNS telah lulus sertifikasi pendidik, 2 PNS dalam persiapan sertifikasi.
3.      Semua guru telah mengikuti Continuing Education dan diklat kependidikan.
4.      Penguasaan dan penerapan IT  belum terlaksana secara maksimal
5.      Semua guru mengikuti kursus untuk meningkatkan kualitas diri, yaitu kursus komputer, Bahasa Inggris dan membatik.

IV.   Sarana dan Prasarana
1.   Mebelair mencukupi kebutuhan
 2.   Baru 50 persen ruang ber AC
      3.   Buku mapel belum semua sesuai dengan jumlah siswa
      4.   Sebagian kecil  pembelajaran menggunakan alat peraga

V.     Keuangan dan Pembiayaan
1.      Penggunaan dana secara efisien
2.      Dapat mencari sumber dana dari dunia usaha
3.      Adanya penambahan dana dari pemerintah

VI.           Budaya dan Lingkungan Sekolah
1.      Pelaksanakan budaya disiplin, bersih dan santun belum maksimal
2.      Masih ada guru dan siswa yang datang terlambat ke sekolah

VII.        Peran Serta Mayarakat dan Kemitraan
1. Peran serta komite sekolah cukup memadai
2. Orang tua terlibat dan mendukung pelaksanaan program sekolah
3. Belum menggali kemitraan dengan dunia usaha untuk meningkatkan   
    pembelajaran

BAB IV
HARAPAN

            Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Kaliasin I, kepala sekolah, guru, dan para stakeholder (pemangku kepentingan) mempunyai harapan sebagai berikut.

I.    Kesiswaan
1.      Sekolah dapat menampung AUS yang belum bersekolah  sebanyak 80 orang.
 2.   Meningkatkan prestasi siswa :
a. Akademik :  - Meraih nilai UASBN dengan rata-rata diatas 26
                        - Meraih siswa berprestasi tingkat kota Surabaya
b. Non Akademik
                        - Meraih juara Drum Band tingkat Kota Surabaya
                        - Menjadi sekolah Adiwiyata

II. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran
1.      Mempunyai perangkat pembelajaran lengkap (silabus, RPP dan media pembelajaran)
2.      pembelajaran PAKEM untuk semua guru.

III. Pendidik dan tenaga kependidikan
1.   Semua guru mempunyai pendidikan minimal Strata satu.
2.   Mengikuti Continuing Education dan diklat kependidikan.
3.      Menguasai dan merapkan IT

IV.    Sarana dan Prasarana
1.        Mebelair mencukupi kebutuhan
2.        Seluruh ruang ber AC
3.        Buku mapel sesuai dengan jumlah siswa
      4.    Setiap pembelajaran menggunakan alat peraga

V.    Keuangan dan Pembiayaan
1.                                                                            Penggunaan dana secara efisien
2.                                                                            Dapat mencari sumber dana dari dunia usaha
3.                                                                            Adanya penambahan dana dari pemerintah

VI.           Budaya dan Lingkungan Sekolah

VIII.    Melaksanakan budaya disiplin, bersih dan santun.

IX.           Mentaati seluruh peraturan sekolah

X.               Peran serta Masyarakat dan Kemitraan
1. Mengoptimalkan peran serta komite sekolah
    2. Orang tua terlibat dan mendukung pelaksanaan program sekolah
    3. Menggali kemitraan dengan dunia usaha untuk meningkatkan pembelajaran


BAB V
TANTANGAN

Ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh SDN Kaliasin I dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Tantangan tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut.

  I.        Kesiswaan
1.      Sekolah terletak jauh dari pemukiman penduduk
2.      Motivasi siswa rendah
3.      Sarana sekolah kurang memadai
4.      Budaya siswa terhadap kebersihan lingkungan rendah

      II.  Kurikulum dan kegiatan pembelajaran
1.   Motivasi guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran rendah
2.   Kesulitan mengubah pola fikir guru tentang KBM

  III.    Pendidik dan tenaga kependidikan
1.   Motivasi guru untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi
2.   Kemauan guru rendah
3.   Penguasaan IT dan Sarana terbatas

 IV.        Sarana dan Prasarana
1.   Pemeliharaan mebelair
2.   Penyediaan dana terbatas
3.   Perawatan buku
4.   Motivasi guru untuk memakai atau membuat alat peraga rendah

  V.      Keuangan dan Pembiayaan
1.   Pengeluaran kegiatan tak terduga
2.   Kurang ada respon dari Dunia usaha
      3.  Pemerintah belum bisa memenuhi semua kebutuhan sekolah
VI.        Budaya dan Lingkungan Sekolah
1.      Kemauan dari semua pihak untuk melaksanakan budaya disiplin
2.      Motivasi untuk mematuhi peraturan sekolah

  VII.   Peran Serta Mayarakat dan Kemitraan
1.    Mengoptimalkan peran serta orang tua dan komite sekolah dalam  
     mendukung program sekolah
2.    Pemberian penjelasan logis terhadap orang tua terhadap program sekolah
3.    Respon dunia usaha terhadap sekolah kurang


B A B    VI
PROGRAM  PENGEMBANGAN  SEKOLAH

    I.         Sasaran
1.         Memberikan bimbingan khusus / intensif kepada siswa yang tinggal kelas
2.         Mempertahankan agar tidak ada siswa yang putus sekolah
3.         Memberikan bimbingan / pembinaan secara intensif u/ mapel Mat & IPA
4.         Memberikan pembinaan dan melengkapi sarana yang kurang dalam meningkatkan kecerdasan, bakat & minat siswa
5.         Menyesuaikan jumlah rata-rata siswa sesuai pagu
6.         Mengembangkan manajemen bimbingan konseling dan kesehatan
7.         Memberi bantuan secara ekonomi bagi siswa yang kurang mampu
8.         Melakukan pendataan AUS
9.         Meningkatkan pembinaan siswa yang berbakat / berpotensi
10.     Memberikan makanan yang bergizi bagi siswa kurang mampu
11.     Melengkapi media pembelajaran untuk semua mata pelajaran
12.     Melengkapi semua unsur perencanaan pembelajaran
13.     Mempertahankan dan meningkatkan rata-rata nilai ujian sekolah
14.     Memberikan tambahan pelajaran pada mata pelajaran yang ikut UASBN
15.     Mempersiapkan peserta didik kelas I – V dalam menghadapi UASBN dengan melaksanakan pengayaan rutin
16.     Mempertahankan semua peserta didik yang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi
17.     Guru yang belum sertifikasi mempersiapkan diri untuk  pendidikan profesi dalam jabatan lebih awal
18.     Mengadakan workshop/pelatihan mengenai sistem dan jiwa kewirausahaan
19.     Melengkapi rasio jumlah buku : jumlah peserta didik 1 : 1 untuk semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah
20.     Menyediakan lokal untuk perpustakaan, laboratorium, musholla dan kantin
21.     Menerapkan multi media pembelajaran secara efektif
22.     Menyediakan lokal untuk ruang perpustakaan dan musholla
23.     Melengkapi sarana penunjang administrasi sekolah dengan mesin fotocopy
24.     Tersedianya Kamar mandi yang memadai tanpa digabung dengan SD lain
25.     Mengharap tersedianya dana untuk pengembangan sekolah
26.     Mengalokasikan anggaran belanja sekolah sesuai kebutuhan yang seminimal mungkin
27.     Membuat jadwal program kebersihan, keindahan, kemanan dan ketertiban dengan baik
28.     Menentukan waktu dan tempat yang tepat untuk pertemuan rutin komite sekolah
29.     Meningkatkan hubungan kerjsama yang baik antara sekolah dan komite untuk mencapai mutu sekolah yg berkualitas
30.     Menjalin kerjasama yang baik dengan komite sekolah demi kelancaran program pendidikan
31.     Memotivasi dan mewadahi semua kritik dan saran dengan baik
32.     Membuat program kegiatan dan proposal dalam mencari dukungan masyarakat

II.         Program
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Kaliasin I mempunyai program sebagai berikut  :
1.      Peningkatan Kesiswaan.
2.      Peningkatan kualitas Kurikulum dan kegiatan pembelajaran.
3.      Peningkatan Pendidik dan tenaga kependidikan.
4.      Peningkatan Sarana dan Prasarana.
5.      Peningkatan Keuangan dan Pembiayaan.
6.      Peningkatan Kualitas Budaya dan Lingkungan Sekolah
7.      Peningkatan Peran serta masyarakat dan kemitraan

 III.     Indikator Keberhasilan
1.         Semua siswa naik kelas tidak ada siswa yang tinggal kelas.
2.         Tidak ada siswa yang putus sekolah di lingkungan masyarakat sekitar
3.         Menjadi juara Lomba Mapel IPA dan Matematika serta lomba siswa teladan tingkat Kota/ Propinsi
4.         Menjadi Juara I Tingkat Propinsi dalam bidang seni Samroh dan Puisi
5.         Jumlah murid sesuai dengan pagu yaitu 40 siswa tiap kelas
6.         Semua siswa mengetahui pentingnya gizi untuk pertumbuhan dan kerja otak
7.         Siswa yang kurang mampu mendapatkan beasiswa sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik
8.         Tidak ada AUS yang tidak bersekolah baik dilingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar
9.         Dalam setiap tahunnya mempunyai kader siswa berbakat dan berpotensi hingga mencapai Juara dalam setiap perlombaan/Kejuaraan
10.     Semua siswa tidak ada yang kekurangan gizi sehingga dapat beraktivitas dan menjalankan kegiatan belajar dengan baik
11.     Kelengkapan media pembelajaran menjadikan kelancaran proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan minat/semangat belajar peserta didik/siswa
12.     Setiap mata pelajaran mempunyai perencanaan pembelajaran yang lengkap
13.     Sekolah memperoleh rata-rata nilai ujian sekolah / UASBN peringkat 3 besar
14.     Semua siswa bersemangat dan mempunyai minat belajar mata pelajaran IPS sehingga rata-rata nilai IPS memuaskan
15.     Sekolah mampu menentukan SKL yang lebih tinggi dari tahun ke tahun dengan hasil yang memuaskan
16.     Semua siswa mempunyai semangat bahwa ”Sekolah itu penting”  sehingga semua siswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
17.     Kinerja guru yang sudah baik menjadi lebih baik lagi / lebih profesional dan membuat proses belajar mengajar lebih kondusif

18.     Semua guru memiliki jiwa kewirausahaan yang baik
19.     Siswa mampu belajar dengan tenang dan tepat sasaran dengan adanya rasio jumlah buku dan jumlah siswa =  1 : 1
20.     Peningkatan ketaqwaan kepada Tuhan YME terlaksana dengan baik dan menciptakan suasana Gemar Membaca
21.     Sekolah memiliki multi media pembelajaran yang lengkap sehingga siswa lebih kreatif dan inspiratif
22.     Sekolah memiliki lokal untuk ruang perpustakaan dan musholla
23.     Sekolah memiliki fasilitas administrasi kantor yang lengkap terutama mesin foto copy
24.     Sekolah memiliki fasilitas kamar mandi sendiri yang bersih dan sehat
25.     Tersedianya dana pengembangan sekolah dari pemerintah
26.     Memanfaatkan/Mengoperasionalkan dana BOSNAS dan BOPDA sesuai kebutuhan sekolah
27.     Sekolah menciptakan lingkungan yang bersih itu sehat dan indah
28.     Terjalin hubungan yang baik dan aktif antara komite dan sekolah sehingga tercipta suasana yang kondusif
29.     Peran aktif Komite sekolah dalam penyusunan RAPBS/ RKKS sesuai dengan AD/ART Kokite Sekolah
30.     Bersama Komite bekerjasama dalam kemajuan program pendidikan untuk kelancaran proses belajar mengajar
31.     Semua kritik dan saran diterima dengan baik demi tercapainya program pendidikan yang berkualitas
32.     Masyarakat mau bergabung dan bekerjasama dalam peningkatan mutu pendidikan

  IV.    Kegiatan
1.          Memotivasi siswa agar lebih rajin belajar
Memberi jadwal belajar yang efektif serta tugas / PR
 2.     Sosialisasi kepada orang tua siswa tentang pentingnya pendidikan                      bagi anak
          3.     Memberikan latihan / pengayaan
                 Memberikan tugas kelompok / portofolio
                 Memotivasi siswa dengan PAIKEM
                 Belajar di luar ruangan kelas / sekolah
          4.     Mencari bibit / siswa yang memiliki bakat dan minat secara optimal
                 Menambah jadwal latihan
                 Menjalin kerjasama dengan orang tua siswa
          5.     Membuat program belajar sambil bermain
                 Membentuk kelompok diskusi
                 Memanfaatkan alat peraga secara efektif
          6.     Memaparkan kandungan gizi beserta manfaatnya dengan menggunakan                         alat peraga dalam bentuk permainan
          7.     Sosialisasi kepada masyarakat sekitar akan pentingnya Pendidikan bagi              AUS.
                 Membuat angket pendataan AUS untuk disebarkan di masyarakat sekitar                      sekolah
          8.     Membuat jadwal latihan rutin yang telah terprogram untuk jangka panjang                     bagi siswa yang berbakat / berprestasi
                 Terus menggali / menseleksi siswa yang berbakat untuk kaderisasi
                 Menjalin kerjasama dengan orang tua untuk ikut memotivasi anaknya.
          9.     Memberikan perhatian khusus kepada anak yang sering tidak masuk.
                 Memberikan perhatian kepada siswa yang obesitas / kurang gizi dengan                         cara meminjamkan buku kandungan gizi beserta manfaatnya.
          10.   Mengikuti workshop / diklat / pelatihan kewirausahaan baik nasional                              maupun internasional
          11.   Mengoperasionalkan dana BOSNAS dan BOBDA secara efektif dan                            efisien.
                 Menggunakan anggaran dana BOS BUKU ( bila ada ) untuk memenuhi                         kebutuhan buku yang kurang.
          12.   Mengajukan proposal ke instansi pemerintah untuk mendapatkan bantuan                      pembangunan musholla dan kantin sekolah.
          13.   Memasukkan alokasi dana untuk pemenuhan alat pembelajaran ke dalam                       BOSNAS dan BOPDA
                 Mengajukan proposal ke instansi pemerintah untuk bantuan alat                          pembelajaran multi media
          14.   Mengajukan proposal ke instansi pemerintah untuk bantuan pembangunan                     perputakaan    
                 Menyewa ruang musholla dari SDN Komplek
          15.   Mengalokasikan dana BOSNAS dan BOPDA untuk pembelian mesin foto                    copy agar kinerja administrasi sekolah berjalan lancar
          16.   Mengajukan proposal ke instansi pemerintah untuk mendapatkan bantuan                      pembangunan kamar mandi yang layak dan sesuai dengan rasio jumlah                               murid.
          17.   Pemanfaatan dana BOSNAS/ BOPDA sesuai panjar diatur sedemikian rupa                  secara efektif dan efisien untuk mencover semua biaya operasional sekolah
         18.   Membelanjakan dana BOSNAS/BOPDA sesuai dengan ketersediaan dana                     dari pemerintah tanpa memunguti biaya kepada siswa ( Sekolah gratis )                      sesuai dengan aturan yang berlaku.
         19.     Guru memberikan pengarahan kepada semua siswa tentang pentingnya                         hidup bersih dan sehat dalam setiap tatap muka pelajaran.
                  Kepala Sekolah memberikan pengarahan kepada semua siswa yang terlihat                   masih belum menanamkan jiwa cinta kebersihan
        20.      Membuat jadwal pertemuan rutin antara guru – Kepala Sekolah – Komite                     untuk semua kegiatan siswa.

        21.      Guru lebih kreatif membuat media pembelajaran sendiri.
                  Mengajak siswa membuat media pembelajaran sekaligus mengarah                                ketrampilan siswa
                  Membeli CD media pembelajaran untuk semua mata pelajaran kemudian                       mengajak siswa untuk lebih kreatif membuat media pembelajaran sendiri.

        22.      Kepala Sekolah melaksanakan monitoring perencanaan pembelajaran                             kepada setiap guru
                  Sekolah mengadakan Diklat/Workshop/Pelatihan perencanaan                                       pembelajaran melalui KKG
        23.      Sekolah mengadalan Try Out intensif menjelang UASBN & USEK
                  Guru mengadakan pengayaan terjadwal
                  Guru memberikan tambahan pelajaran untuk pemantapan materi dalam                         persiapan UASBN & USEK
        24.      Mengajak siswa belajar sambil bermain dalam pelajaran IPS misalnya,
                  Membuat mading permainan tokoh – tokoh pahlawan Indonesia, rumah                        adat, pakaian adat dan sebagainya
                  Mengajak siswa belajar di luar ruangan dalam pelajaran IPS misalnya,                           mengenal lingkungan, hewan dan tumbuhan
        25.      Sekolah mengadakan try out intensif SKL dapat meningkat
                  Guru memberikan tambahan pelajaran untuk pemantapan materi agar                            dapat mencapai SKL, yang meningkat
        26.      Sosialisasi kepada orang tua murid bahwa Sekolah itu penting bagi masa                       depan
                  Mengajak partisipasi orang tua siswa dalam membimbing anak di luar jam                     belajar di sekolah       

        27.      Guru yang sudah memnuhi syarat kualifikasi S1 dan sudah lulus sertifikasi                   diharapkan lebih meningkatknan kinerja sebagai guru profesionalisme                                     denga memenuhi kelengkapan administrasi proses belajar mengajar.
                  Bagi 1 guru PNS yang belum sertifikasi tetapi sudah memenuhi syarat                          kualifikasi S1 dihimbau untuk mempersiapkan diri dan aktif dalam                                    diklat/workshop di luar jam belajar mengajar
                  Membentuk tim / humas agar seluruh anggota komite melaksanakan                              tugasnya sesuai dengan jabatannya dalam struktur organisasi komite                                     Sekolah
        28.      Membuat jadwal pertemuan rutin antara guru – Kepala Sekolah – Komite                     untuk semua kegiatan siswa
        29.      Mengajak anggota komite sekolah dalam setiap rapat penyusunan RKS
                  Menberitahukan visi dan misi sekolah untuk kelancaran program sekolah
        30.      Segala saran dan kritik Komite Sekolah dijadikan sebagai pemacu                                 peningkatan mutu / kualitas sekolah
        31.      Segala saran dan kritik Komite sekolah dijadikan sebagai pemacu                                  peningkatan mutu / kualitas sekolah
        32.      Mengajak komite bekerjasama dalam memnjalin hubungan dengan                                masyarakat sekitar sekolah dengan membuat program sekolah secara                              bersama – sama

dan seterusnya............ ( bersambung)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar